Menguatkan Ruh Dakwah: Upgrading Dosen AIK UM Bengkulu Bersama Prof. Tabroni

Bengkulu, 15 Juli 2025 — Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UM Bengkulu) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat karakter keislaman dan kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. Bertempat di Aula Kampus 1, kegiatan Upgrading Dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) digelar dengan tema: “Meningkatkan Kualitas Kemampuan Dosen AIK di PTMA”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. Tabroni, M.Si, anggota Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam penyampaiannya, Prof. Tabroni menekankan bahwa AIK bukan sekadar mata kuliah atau teori semata, tetapi menjadi identitas utama dan napas perjuangan yang membedakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari institusi lainnya. “AIK baik PTMA akan menjadi baik, Kalau AIK sangat bagus maka PTMA akan menjadi sangat bagus. AIK adalah ciri khas PTMA. Ia harus menjadi kekuatan ideologis, ruh dakwah, serta daya dorong kemajuan institusi. Aktualisasi nilai-nilai AIK dalam perjalanan institusi adalah bentuk nyata dari kemodernan PTMA dalam menghadapi tantangan global,” ungkap Prof. Tabroni dengan penuh semangat. Acara ini diikuti oleh jajaran pimpinan UM Bengkulu, wakil dekan bidang akademik, ketua program studi, serta seluruh dosen AIK di lingkungan kampus. Kegiatan upgrading ini menjadi ruang reflektif dan strategis dalam merumuskan bagaimana peran dosen AIK mampu menjadi agen transformasi nilai, keilmuan, dan keteladanan dalam kehidupan kampus dan masyarakat. Rektor UM Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dosen AIK adalah bagian penting dari visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam keilmuan sekaligus kokoh dalam nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Dengan semangat pembaruan yang menjadi ciri Muhammadiyah, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik untuk terus merawat dan menguatkan AIK sebagai tulang punggung karakter dan arah gerak UM Bengkulu dalam menjawab tantangan zaman.
International Conference Collaboration – Global Nursing Virtual Talk: FIKES UMB x Boromarajonani College of Nursing (BCN) Thailand

Bengkulu, 14 Juli 2025 — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaringan akademik global melalui kegiatan International Collaborative Webinar bersama Boromarajonani College of Nursing (BCN) Thailand, Universitas Hang Tuah Pekanbaru, dan Universitas Pendidikan Indonesia. Kegiatan ini sukses diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 14 Juli 2025. Webinar ini menjadi bagian dari inisiasi kerja sama internasional yang diinisiasi oleh AIPNI (Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia) dalam kemitraannya dengan Praboromarajchanok Institute Thailand, sebagai bentuk nyata diplomasi akademik di bidang keperawatan dan kesehatan global. FIKES UMB menghadirkan salah satu dosen terbaiknya, Ferasinta, S.Kep., Ns., M.Kep., sebagai narasumber utama yang membawakan materi bertajuk “Pre-Marital Sex Education among Teenagers: Case Study in Bengkulu.” Dalam paparannya, Ferasinta menyoroti pentingnya edukasi seks pra-nikah di kalangan remaja sebagai upaya preventif terhadap perilaku berisiko dan sebagai bentuk literasi kesehatan remaja di era globalisasi. Tak hanya melibatkan dosen, UMB juga mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kancah internasional. Afifah, mahasiswa semester 6 Program Studi Ilmu Keperawatan, turut berkontribusi dalam sesi mahasiswa dengan menyampaikan topik “Global Health Challenges and Cultural Perspective in Indonesia.” Pemaparannya mengangkat realitas tantangan kesehatan global dan bagaimana nilai-nilai budaya lokal turut memengaruhi respons masyarakat terhadap isu kesehatan. Inisiatif kolaborasi ini tidak lepas dari peran aktif Bertha Tesma Wulandari, S.Kep., Ns., M.Kep., dosen Prodi Keperawatan sekaligus Tim Kantor Urusan Internasional UMB. Sejak awal Mei 2025, Bertha menjalin komunikasi intensif melalui email dengan tim dari BCN Thailand, hingga akhirnya kolaborasi ini dapat terwujud pada pertengahan Juli. Dekan FIKES, Dr. Eva Oktavidiati, M.Si, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis FIKES dalam mempersiapkan dosen dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam dinamika global, serta meningkatkan reputasi internasional institusi. Webinar ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar institusi lintas negara mampu membuka ruang dialog akademik yang kaya akan perspektif lintas budaya, serta memperkuat kapasitas institusi pendidikan keperawatan dalam menghadapi isu-isu kesehatan global yang semakin kompleks.
Ujian Hari Ini, Perawat Hebat Esok Hari: UAS Keperawatan UMB 2025

Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali melaksanakan kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) pada periode 9 hingga 17 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa selama satu semester penuh. Pelaksanaan UAS dilakukan secara luring (tatap muka) di lingkungan kampus dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kejujuran akademik serta kedisiplinan. Seluruh mahasiswa dari berbagai tingkat semester, mulai dari semester 2 hingga semester akhir, mengikuti ujian pada berbagai mata kuliah, seperti Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, hingga Manajemen Keperawatan. Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan UMB menyampaikan bahwa pelaksanaan UAS ini bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga bentuk komitmen program studi dalam menjaga mutu pendidikan dan kompetensi calon perawat. “Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan momen ujian ini sebagai refleksi dari proses belajar mereka selama satu semester terakhir,” ujarnya. Selama pelaksanaan, panitia UAS bekerja sama dengan dosen pengampu mata kuliah dan staf akademik guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal. Prodi Ilmu Keperawatan juga menyiapkan ruang-ruang ujian yang nyaman dan kondusif untuk mendukung konsentrasi mahasiswa saat mengerjakan soal. Ujian ini menjadi penutup rangkaian kegiatan akademik Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025, dan diharapkan menjadi pemicu semangat mahasiswa untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebagai calon tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas.
Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa, FIKES UMB Gelar Kuliah Pakar dan Pelatihan K3

Bengkulu – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis di dunia kerja. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya kegiatan “Kuliah Pakar dan Pelatihan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)” yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat (Kesmas) FIKES UMB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Emi Kosvianti, Ns. Andry Sartika, M.Kep, serta Nanda Elvandhani, ST dari Bengkulu Safety, sebuah lembaga profesional yang bergerak di bidang pelatihan dan konsultasi K3. Dalam kuliah pakar ini, para pemateri membahas secara komprehensif pentingnya implementasi K3 di berbagai lingkungan kerja, khususnya di bidang kesehatan yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja maupun paparan penyakit. Tidak hanya terbatas pada penyampaian materi di dalam kelas, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelatihan lapangan K3 yang interaktif dan aplikatif. Salah satu sesi yang paling menarik perhatian mahasiswa adalah praktik langsung pengendalian kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang dipandu langsung oleh Tim Bengkulu Safety. Mahasiswa diberikan simulasi penanganan awal kebakaran serta tata cara evakuasi yang aman sesuai standar prosedur K3. Kaprodi Ilmu Keperawatan dan Kesmas FIKES UMB menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis dan meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya keselamatan kerja, yang nantinya akan sangat berguna saat mereka terjun ke dunia profesional. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya cakap secara teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang sesungguhnya dengan bekal pengetahuan dan keterampilan K3 yang mumpuni.
Bintang Keperawatan UMB: Deretan Mahasiswa Berprestasi Bersinar di Yudisium FIKES 2025

Bengkulu, 24 Mei 2025 – Momentum yudisium bukan hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi ajang apresiasi atas perjuangan dan pencapaian mahasiswa. Dalam acara Yudisium Periode Mei 2025, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu memberikan penghargaan khusus kepada mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama prodi dalam berbagai kompetisi tingkat regional hingga nasional sepanjang periode November 2024 hingga Mei 2025. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan fakultas sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi, semangat, dan pencapaian luar biasa yang diraih oleh para mahasiswa. Berikut adalah deretan mahasiswa berprestasi yang mendapatkan penghargaan: Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan fakultas menyampaikan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kapasitas luar biasa dalam bidang non-akademik seperti seni, kepemimpinan, dan kreativitas. “Kami sangat bangga dengan pencapaian mahasiswa-mahasiswa hebat ini. Mereka adalah teladan bagi adik tingkat dan bukti bahwa mahasiswa keperawatan mampu bersinar di berbagai bidang,” ujar Dekan FIKES, Dr. Eva Oktavidiati, M.Si dalam momen penghargaan. Prestasi para mahasiswa ini tidak hanya membanggakan Program Studi Ilmu Keperawatan, tetapi juga memperkuat citra Universitas Muhammadiyah Bengkulu sebagai institusi pendidikan yang mendukung pengembangan holistik mahasiswa. Dengan apresiasi ini, diharapkan akan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk terus berprestasi dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat.
Dari Latihan Konsisten hingga Panggung Yudisium & Wisuda, Mahasiswa Keperawatan Tampil Menginspirasi Lewat Seni

Dalam momen penuh haru dan kebanggaan pada acara Yudisium Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) dan Wisuda Universitas Muhammadiyah Bengkulu periode Mei 2025, para mahasiswa Ilmu Keperawatan tampil mencuri perhatian. Tak hanya unggul dalam prestasi akademik dan keterampilan klinis, mereka juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang seni—membuktikan bahwa insan keperawatan juga bisa berjiwa seni tinggi. Di bawah arahan langsung Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan, Ns. Lussyefrida Yanti, S.Kep., M.Kep., para mahasiswa dibimbing untuk menampilkan pertunjukan seni yang berkelas dan menghibur. Persiapan mereka tidak main-main—latihan dilakukan dengan konsisten jauh sebelum acara digelar, membangun kekompakan dan menajamkan bakat yang selama ini mungkin tersembunyi. Salah satu penampilan yang paling memukau adalah dari Lesti Aprigayanti, mahasiswa semester III yang menyanyikan lagu Zapin Melayu. Suaranya yang merdu dan pembawaan panggung yang penuh percaya diri membuat suasana gedung wisuda seketika menjadi meriah dan bersemangat. Banyak hadirin yang terpukau, bahkan menyebutnya layaknya seorang penyanyi profesional. Lesti berhasil membawa nuansa budaya ke dalam momen akademik, menciptakan harmoni antara tradisi dan pendidikan tinggi. Tak hanya Lesti, rekan-rekannya Ayu, Yunita dan Indri dari Ilmu Keperawatan juga menampilkan pertunjukan tari tradisional yang tak kalah memikat. Gerakan mereka yang luwes dan ekspresif menjadi bukti bahwa mahasiswa keperawatan tak hanya piawai dalam dunia medis, tetapi juga memiliki sensitivitas artistik yang patut diapresiasi. Penampilan ini menjadi cerminan dari pendekatan holistik yang diterapkan di Prodi Ilmu Keperawatan FIKES UMBengkulu—di mana pengembangan karakter, kreativitas, dan seni menjadi bagian penting dari pembentukan calon tenaga kesehatan masa depan. Melalui arahan penuh dedikasi dari Kaprodi, mahasiswa tidak hanya lulus sebagai perawat, tetapi juga sebagai pribadi yang berdaya saing, berbudaya, dan mampu memberi warna di berbagai panggung kehidupan. Acara yudisium dan wisuda kali ini bukan hanya seremoni perpisahan, tetapi juga panggung apresiasi atas potensi mahasiswa yang luar biasa. FIKES UMBengkulu membuktikan bahwa di balik jas putih, ada semangat seni yang tak pernah padam.
Yudisium Penuh Harapan di FIKES UMB Bengkulu, 20 Mahasiswa Keperawatan Resmi Lulus

Bengkulu, 24 Mei 2025 — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Bengkulu kembali menggelar prosesi yudisium pada Sabtu, 24 Mei 2025. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda selesainya masa studi bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya. Pada periode Mei ini, Program Studi Ilmu Keperawatan berhasil meyudisium sebanyak 20 orang lulusan, yang siap terjun ke dunia profesional di bidang kesehatan dengan bekal ilmu dan kompetensi yang telah mereka tempuh selama masa kuliah. Yang menjadi sorotan utama dalam yudisium kali ini adalah terpilihnya Novia Puspitasari sebagai lulusan terbaik dari Prodi Ilmu Keperawatan. Mahasiswi kelahiran Talang Boseng, 17 November 2003 ini berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,85 dan menyandang predikat “Pujian”. Novia merupakan putri dari pasangan Asmadi dan Minaryati. Dalam kesempatan yudisium tersebut, ia menyampaikan rasa syukur dan harapannya ke depan, serta membagikan moto hidup yang selama ini menjadi semangatnya dalam menempuh pendidikan:“Keberhasilan bukanlah milik orang pintar, tapi keberhasilan ialah milik orang yang senantiasa ingin berjuang.” Moto tersebut mencerminkan semangat pantang menyerah yang selama ini ditunjukkan Novia dalam menyelesaikan pendidikannya, meskipun berbagai tantangan dan hambatan ia hadapi di sepanjang perjalanan akademiknya. Wakil Dekan 1 & 3 FIKES UMBengkulu, Ns. Liza Fitri Lina., S.Kep., M.Kep dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan, khususnya kepada Novia, atas pencapaian gemilangnya di prodi ilmu keperawatan. Ia juga menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar di tengah masyarakat. Dengan terlaksananya yudisium ini, FIKES UMBengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mencetak tenaga kesehatan profesional yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Selamat kepada seluruh lulusan. Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal berharga dalam menebar manfaat bagi sesama dan membangun masa depan bangsa yang lebih sehat.
PKKMB 1 Dimulai! Mahasiswa Keperawatan Semester IV UMB Siap Terjun ke Klinik

Bengkulu, 2 Mei 2025 — Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan profesional melalui penyelenggaraan kegiatan diskusi dan pelepasan mahasiswa praktik klinik bersama Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah (PKKMB 1) bagi mahasiswa semester IV. Diskusi yang berlangsung secara kolaboratif ini bertujuan untuk menyamakan visi antara institusi pendidikan dan rumah sakit dalam membimbing mahasiswa selama menjalani praktik klinik. Tidak hanya membahas aspek teknis dan administratif, diskusi juga menekankan pentingnya mutu pembelajaran klinik yang berorientasi pada patient safety, komunikasi efektif, serta etika keperawatan. Pada kesempatan yang sama, kegiatan ini juga dirangkai dengan seremoni pelepasan mahasiswa yang akan terjun langsung ke lapangan untuk mengasah kompetensi klinis mereka di bidang keperawatan medikal bedah. Praktik ini dirancang dalam dua gelombang dan akan berlangsung selama periode Mei hingga Juni 2025, dengan pembagian kelompok yang disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan pelayanan di RS Bhayangkara Bengkulu. Kaprodi Ilmu Keperawatan, Ns. Lussyefrida Yanti, S.Kep., M.Kep UMB Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar para mahasiswa dapat menjalani praktik dengan semangat profesionalisme dan integritas tinggi. “Ini adalah momen penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari secara nyata di lapangan. Kami percaya bahwa pengalaman ini akan menjadi pondasi kuat bagi pembentukan karakter dan keahlian sebagai perawat yang unggul dan beretika,” ujarnya. Pihak RS Bhayangkara Bengkulu menyambut antusias pelaksanaan praktik klinik ini dan menyatakan kesiapan penuh dalam mendampingi mahasiswa. Dengan fasilitas yang representatif dan SDM kesehatan yang berpengalaman, rumah sakit ini diharapkan menjadi lahan praktik yang ideal untuk mencetak lulusan keperawatan yang kompeten dan siap kerja. Sinergi antara Prodi Ilmu Keperawatan UMB Bengkulu dan RS Bhayangkara Bengkulu menjadi bukti nyata bahwa pendidikan keperawatan tidak hanya bersandar pada teori, tetapi juga menekankan pentingnya keterampilan praktik dan pengalaman langsung di dunia nyata. Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan, diharapkan kegiatan praktik klinik ini mampu melahirkan perawat-perawat muda yang tangguh, profesional, serta mampu memberikan pelayanan keperawatan terbaik kepada masyarakat.
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jalin Kerja Sama Internasional dengan Cebu Normal University

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus memperluas jaringan kerja sama akademik di tingkat internasional. Kali ini, FIKes UMB mengadakan diskusi dan pertemuan strategis dengan Cebu Normal University (CNU) dari Filipina guna menjajaki peluang kolaborasi antar institusi secara internasional. Dalam pertemuan yang berlangsung secara online, kedua institusi membahas berbagai aspek kerja sama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional. Delegasi dari FIKes UMB dipimpin oleh Dr. Eva Oktavidiati, M.Si sebagai dekan, didampingi oleh para wakil dekan dan kaprodi departemen. Mewakili fakultas, Bertha Tesma Wulandari, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai dosen Ilmu Keperawatan yang menyampaikan visi dan misi universitas dalam memperkuat jejaring akademik global, serta menjembatani komunikasi bersama CNU. “Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu akademik serta memperluas wawasan mahasiswa dan dosen di lingkungan internasional,” ujar Dr. Eva Oktavidiati, M.Si. Ia juga menambahkan bahwa kemitraan ini sejalan dengan visi UMB untuk menjadi universitas berdaya saing global. Dari pihak Cebu Normal University, Rhona Marie Noqiuao, MAN menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian. CNU juga menghadirkan pimpinan College of Nursing, yaitu dekan, Dr. Laurence Garcia untuk lebih spesifik membahas kolaborasi antar fakultas dan departemen keperawatan. Kerja sama ini diharapkan dapat segera terealisasi dalam bentuk program konkret, seperti student exchange, international conference, joint research, serta publikasi ilmiah bersama. Dengan adanya kolaborasi ini, FIKes UMB semakin menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang positif dalam pengembangan akademik dan riset di kedua institusi.
Universitas Muhammadiyah Bengkulu Resmi Raih Sertifikasi ISO 21001:2018

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali mencetak prestasi membanggakan dengan meraih sertifikasi ISO 21001:2018. Sertifikasi ini diserahkan secara resmi oleh lead auditor Ir. Solichin Agung Darmawan, MBA., RPA pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen UMB dalam meningkatkan kualitas sistem manajemen pendidikan yang berstandar internasional. ISO 21001:2018 merupakan standar yang dirancang khusus untuk sistem manajemen organisasi pendidikan, yang menekankan pada peningkatan proses pembelajaran, kepuasan peserta didik, serta efektivitas dalam manajemen institusi. Dengan diraihnya sertifikasi ini, UMB semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu dan perbaikan berkelanjutan. Rektor UMB menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik. “Sertifikasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi mahasiswa. Kami berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan standar ini agar dapat terus bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rektor. Dengan adanya standar ISO 21001:2018, diharapkan UMB dapat semakin meningkatkan tata kelola pendidikan yang efektif, memberikan pengalaman belajar yang lebih baik, serta mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Sertifikasi ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di UMB.