Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan Ilmu dan Pengabdian: Syiar Ramadhan UMBengkulu

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 Masehi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMBengkulu) menggelar kegiatan Syiar Ramadhan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung HD Lantai 6 Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan menjadi momentum penting dalam mempersiapkan civitas akademika menyambut bulan penuh berkah. Acara ini dirangkaikan dengan pembukaan resmi Syiar Ramadhan, pelepasan mahasiswa/i KKN Mubaligh Hijrah, serta Kajian Tarhib Ramadhan yang menghadirkan narasumber terkemuka, Ustadz Dr. H. Siun Rohan, M.H.J. Kehadiran beliau memberikan pencerahan spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman kepada seluruh peserta yang hadir, khususnya mahasiswa yang akan mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat. Dalam kajiannya, Ustadz Dr. H. Siun Rohan, M.H.J mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, ilmu, dan amal. Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian sosial. Semangat tarhib atau penyambutan Ramadhan hendaknya diwujudkan melalui persiapan lahir dan batin, sehingga setiap individu mampu meraih keberkahan secara maksimal. Momen yang tak kalah penting dalam kegiatan ini adalah pelepasan mahasiswa/i KKN Mubaligh Hijrah yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai masjid desa dan daerah tertentu. Dalam sambutannya, Rektor UMBengkulu menekankan pentingnya menjadi pribadi yang berilmu dan bermanfaat. Beliau berpesan agar para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai pencerahan, keteladanan, dan semangat dakwah yang menyejukkan. Ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Rektor juga mengingatkan bahwa di tengah keberagaman praktik ibadah dan perbedaan pandangan selama bulan Ramadhan, mahasiswa harus mampu bersikap bijaksana. Perbedaan bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan atau dibesar-besarkan, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat toleransi, kerja sama, dan sikap saling menghormati. Ramadhan seharusnya menjadi momentum mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya. Nilai-nilai moderasi, saling memahami, dan menghargai tradisi masyarakat setempat harus dijunjung tinggi oleh para mahasiswa selama menjalankan KKN. Kegiatan Syiar Ramadhan ini menjadi simbol komitmen Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, diharapkan seluruh civitas akademika mampu menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai titik tolak peningkatan kualitas diri, sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Melalui pembukaan Syiar Ramadhan, pelepasan KKN Mubaligh Hijrah, serta Kajian Tarhib yang penuh makna, UMBengkulu meneguhkan perannya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan insan berilmu, berakhlak, dan senantiasa membawa manfaat di mana pun berada.
Implementasi Asuhan Keperawatan Medikal Bedah dalam PKKMB 2 di RSUD dr. M. Yunus

Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah 2 (PKKMB 2) merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan semester 5. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dengan praktik nyata di lingkungan pelayanan kesehatan. Pada periode 19 Januari 2026 hingga 15 Februari 2026, mahasiswa melaksanakan PKKMB 2 di RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu, yang dikenal sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Bengkulu. Pelaksanaan praktik klinik ini dibagi menjadi dua gelombang guna memastikan efektivitas pembelajaran serta optimalisasi bimbingan dari dosen dan perawat klinik. Dengan sistem tersebut, setiap kelompok mahasiswa memperoleh kesempatan yang lebih terarah dalam mengembangkan keterampilan klinis serta meningkatkan pemahaman terhadap penerapan asuhan keperawatan medikal bedah secara komprehensif. Selama praktik berlangsung, mahasiswa ditempatkan di berbagai ruangan perawatan sesuai dengan kebutuhan pelayanan, sehingga mereka dapat berinteraksi langsung dengan pasien yang memiliki beragam kondisi kesehatan. Melalui PKKMB 2, mahasiswa dituntut untuk mampu melakukan pengkajian secara sistematis, menetapkan diagnosis keperawatan, menyusun perencanaan tindakan, melaksanakan intervensi, serta melakukan evaluasi dan dokumentasi asuhan keperawatan. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya komunikasi terapeutik, kerja sama tim kesehatan, serta penerapan prinsip keselamatan pasien. Berhadapan langsung dengan situasi klinis yang dinamis memberikan pengalaman nyata yang tidak dapat sepenuhnya diperoleh di ruang kelas. Pengalaman praktik di RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu menjadi momentum penting dalam membentuk profesionalisme mahasiswa. Mereka belajar untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta menunjukkan empati dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga. Tantangan yang dihadapi selama praktik justru menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat kesiapan mental dan keterampilan klinis sebagai calon perawat profesional. Secara keseluruhan, pelaksanaan PKKMB 2 ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga membangun karakter dan etika profesi yang kuat. Sinergi antara institusi pendidikan dan RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu diharapkan terus terjalin demi mencetak lulusan perawat yang unggul, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat.