Tiga Dekade Mengabdi, Dekan FIKES Dr. Eva Oktavidiati Raih Penghargaan Dosen Berprestasi UMB

Di balik perjalanan panjang dan berbagai capaian yang diraih Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) hingga memasuki usia ke-35 tahun, terdapat sosok-sosok yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk kemajuan institusi. Salah satu di antaranya adalah Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMB, Dr. Eva Oktavidiati, yang pada momentum Milad ke-35 UMB menerima penghargaan sebagai Dosen Berprestasi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang yang telah beliau berikan kepada UMB selama kurang lebih tiga dekade. Perjalanan pengabdian Dr. Eva seolah tumbuh dan berkembang bersama perjalanan UMB itu sendiri. Ketika UMB terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, Dr. Eva juga menjadi bagian penting dari setiap proses perubahan dan pencapaian tersebut. Selama puluhan tahun, beliau dikenal sebagai sosok pendidik yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada mutu. Ketekunan, kedisiplinan, serta semangat melayani yang konsisten menjadikan dirinya sebagai figur inspiratif bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa. Sejak tahun 2018, Dr. Eva dipercaya memimpin Fakultas Ilmu Kesehatan sebagai dekan dan hingga kini telah menjalani dua periode kepemimpinan. Di bawah arahannya, FIKES UMB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan tata kelola fakultas, pengembangan sumber daya manusia, maupun perluasan kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Bagi banyak orang, penghargaan yang diterima Dr. Eva bukan hanya tentang prestasi individu. Lebih dari itu, penghargaan tersebut mencerminkan nilai ketekunan dan kesetiaan dalam mengabdi. Tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada ribuan mahasiswa yang telah dibimbing, berbagai tantangan yang telah dihadapi, serta banyak perubahan yang telah dilalui bersama kampus tercinta ini. Dedikasi Dr. Eva menjadi bukti bahwa kemajuan sebuah institusi tidak hanya dibangun oleh gedung yang megah atau berbagai penghargaan yang diraih, tetapi juga oleh orang-orang yang dengan tulus mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan generasi dan memajukan pendidikan. Pada usia UMB yang ke-35 tahun, penghargaan Dosen Berprestasi yang diterima Dr. Eva Oktavidiati menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan selalu menemukan maknanya. Sebagaimana perjalanan panjang yang telah beliau tempuh bersama UMB, dedikasi tersebut akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk berkarya, mengabdi, dan membawa kampus ini melangkah lebih jauh menuju masa depan yang gemilang. “Mengabdi bukan sekadar tentang berapa lama seseorang berada di sebuah institusi, tetapi tentang seberapa besar jejak kebaikan yang ditinggalkan. Dan selama tiga dekade, Dr. Eva Oktavidiati telah menorehkan jejak itu dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.”

Milad ke-35, UMB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berkelas Dunia

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring usianya yang memasuki 35 tahun. Pada peringatan Milad ke-35 yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, UMB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Provinsi Bengkulu. Rektor UMB, Dr. Susiyanto, menyampaikan bahwa perjalanan UMB selama tiga setengah dekade tidak hanya ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan program studi, tetapi juga oleh peningkatan mutu akademik, tata kelola institusi, serta pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian penting yang berhasil diraih UMB adalah memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Unggul dari BAN-PT pada tahun 2025. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya sertifikasi internasional ISO 21001:2018, yang menunjukkan bahwa sistem manajemen pendidikan di UMB telah memenuhi standar mutu internasional. Menurut Susiyanto, predikat Unggul bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa UMB akan terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman. Saat ini, sebagian besar program studi di lingkungan UMB telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dan Unggul. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya mutu telah berkembang dan menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan perguruan tinggi. Selain peningkatan kualitas akademik, UMB juga menunjukkan kemajuan dalam bidang internasionalisasi. Kampus ini mulai menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia. Mahasiswa internasional yang menempuh studi di UMB berasal dari sejumlah negara, antara lain Thailand, Ghana, Uganda, Kenya, Liberia, Afghanistan, Yaman, Bangladesh, dan Etiopia. Keberadaan mahasiswa internasional tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UMB. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, UMB optimistis dapat terus berkembang dan mempercepat langkah menuju perguruan tinggi yang berdaya saing global serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah.