Pelantikan Rektor UMB Periode 2026–2030: Dr. Susiyanto Lanjutkan Kepemimpinan

Bengkulu – Keluarga besar Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Dr. Susiyanto, M.Si sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu masa jabatan 2026–2030. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi UMB untuk melanjutkan berbagai capaian strategis yang telah diraih sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Pelantikan ini sekaligus menandai periode kedua kepemimpinan Dr. Susiyanto sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Kepercayaan yang kembali diberikan merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan visioner, serta berbagai prestasi yang berhasil dicapai selama periode sebelumnya. Di bawah kepemimpinan beliau, UMB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari aspek tata kelola, akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kerja sama internasional. Salah satu pencapaian paling membanggakan adalah keberhasilan Universitas Muhammadiyah Bengkulu meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul, sehingga menjadikan UMB sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Bengkulu yang terakreditasi Unggul. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Tidak hanya pada tingkat institusi, berbagai program studi di lingkungan UMB juga berhasil meningkatkan kualitasnya melalui capaian akreditasi. Di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat berhasil meraih Akreditasi Unggul, sementara Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners memperoleh Akreditasi Baik Sekali. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja maupun tingkat global. Dalam bidang internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu juga terus menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Saat ini, UMB menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Bengkulu yang memiliki mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Kenya, Liberia, Afghanistan, Thailand, Yaman, Uganda, Bangladesh, Ethiopia, dan Ghana. Kehadiran mahasiswa asing tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang multikultural. Sebagai bentuk komitmen dalam menyiapkan lulusan berwawasan global, UMB juga mengembangkan International Undergraduate Program (IUP), yaitu program perkuliahan internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar serta membuka peluang kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Program ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi internasional, kemampuan komunikasi lintas budaya, dan daya saing global. Di bawah kepemimpinan Dr. Susiyanto, UMB juga semakin aktif menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi, institusi kesehatan, organisasi profesi, dan mitra internasional melalui kegiatan pertukaran mahasiswa, visiting professor, penelitian kolaboratif, pengabdian masyarakat, serta konferensi internasional. Berbagai kerja sama tersebut semakin memperkuat posisi UMB sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus berkembang dan adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi global. Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Dr. Susiyanto, M.Si dalam mengemban amanah sebagai Rektor periode 2026–2030. Besar harapan agar kepemimpinan beliau pada periode kedua ini mampu membawa Universitas Muhammadiyah Bengkulu semakin maju, melahirkan berbagai inovasi, memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta mengukuhkan posisi UMB sebagai kampus unggul, berdaya saing global, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu maupun Indonesia. Selamat dan sukses kepada Dr. Susiyanto, M.Si atas pelantikan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu Periode 2026–2030. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memimpin Universitas Muhammadiyah Bengkulu menuju prestasi yang lebih gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Tiga Dekade Mengabdi, Dekan FIKES Dr. Eva Oktavidiati Raih Penghargaan Dosen Berprestasi UMB

Di balik perjalanan panjang dan berbagai capaian yang diraih Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) hingga memasuki usia ke-35 tahun, terdapat sosok-sosok yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk kemajuan institusi. Salah satu di antaranya adalah Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMB, Dr. Eva Oktavidiati, yang pada momentum Milad ke-35 UMB menerima penghargaan sebagai Dosen Berprestasi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang yang telah beliau berikan kepada UMB selama kurang lebih tiga dekade. Perjalanan pengabdian Dr. Eva seolah tumbuh dan berkembang bersama perjalanan UMB itu sendiri. Ketika UMB terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, Dr. Eva juga menjadi bagian penting dari setiap proses perubahan dan pencapaian tersebut. Selama puluhan tahun, beliau dikenal sebagai sosok pendidik yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada mutu. Ketekunan, kedisiplinan, serta semangat melayani yang konsisten menjadikan dirinya sebagai figur inspiratif bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa. Sejak tahun 2018, Dr. Eva dipercaya memimpin Fakultas Ilmu Kesehatan sebagai dekan dan hingga kini telah menjalani dua periode kepemimpinan. Di bawah arahannya, FIKES UMB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan tata kelola fakultas, pengembangan sumber daya manusia, maupun perluasan kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Bagi banyak orang, penghargaan yang diterima Dr. Eva bukan hanya tentang prestasi individu. Lebih dari itu, penghargaan tersebut mencerminkan nilai ketekunan dan kesetiaan dalam mengabdi. Tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada ribuan mahasiswa yang telah dibimbing, berbagai tantangan yang telah dihadapi, serta banyak perubahan yang telah dilalui bersama kampus tercinta ini. Dedikasi Dr. Eva menjadi bukti bahwa kemajuan sebuah institusi tidak hanya dibangun oleh gedung yang megah atau berbagai penghargaan yang diraih, tetapi juga oleh orang-orang yang dengan tulus mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan generasi dan memajukan pendidikan. Pada usia UMB yang ke-35 tahun, penghargaan Dosen Berprestasi yang diterima Dr. Eva Oktavidiati menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan selalu menemukan maknanya. Sebagaimana perjalanan panjang yang telah beliau tempuh bersama UMB, dedikasi tersebut akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk berkarya, mengabdi, dan membawa kampus ini melangkah lebih jauh menuju masa depan yang gemilang. “Mengabdi bukan sekadar tentang berapa lama seseorang berada di sebuah institusi, tetapi tentang seberapa besar jejak kebaikan yang ditinggalkan. Dan selama tiga dekade, Dr. Eva Oktavidiati telah menorehkan jejak itu dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.”

Milad ke-35, UMB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berkelas Dunia

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring usianya yang memasuki 35 tahun. Pada peringatan Milad ke-35 yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, UMB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Provinsi Bengkulu. Rektor UMB, Dr. Susiyanto, menyampaikan bahwa perjalanan UMB selama tiga setengah dekade tidak hanya ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan program studi, tetapi juga oleh peningkatan mutu akademik, tata kelola institusi, serta pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian penting yang berhasil diraih UMB adalah memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Unggul dari BAN-PT pada tahun 2025. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya sertifikasi internasional ISO 21001:2018, yang menunjukkan bahwa sistem manajemen pendidikan di UMB telah memenuhi standar mutu internasional. Menurut Susiyanto, predikat Unggul bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa UMB akan terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman. Saat ini, sebagian besar program studi di lingkungan UMB telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dan Unggul. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya mutu telah berkembang dan menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan perguruan tinggi. Selain peningkatan kualitas akademik, UMB juga menunjukkan kemajuan dalam bidang internasionalisasi. Kampus ini mulai menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia. Mahasiswa internasional yang menempuh studi di UMB berasal dari sejumlah negara, antara lain Thailand, Ghana, Uganda, Kenya, Liberia, Afghanistan, Yaman, Bangladesh, dan Etiopia. Keberadaan mahasiswa internasional tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UMB. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, UMB optimistis dapat terus berkembang dan mempercepat langkah menuju perguruan tinggi yang berdaya saing global serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah.

Pelatihan Pasien Standar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Klinis Mahasiswa Calon Perawat Masa Depan

Kegiatan Pelatihan Pasien Standar dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran praktik dan keterampilan klinik mahasiswa pendidikan keperawatan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh calon-calon pasien standar yang akan berperan dalam proses pembelajaran serta evaluasi keterampilan mahasiswa keperawatan. Pelatihan menghadirkan dua narasumber di bidang keperawatan, yaitu Ns. Yani Nurhayani, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB dan Ns. Lussyefrida Yanti, M.Kep.. Kedua pemateri memberikan pembekalan terkait konsep pasien standar, teknik pemeranan kasus, komunikasi terapeutik, hingga simulasi situasi klinik yang sering ditemui dalam praktik pelayanan kesehatan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi teoritis mengenai peran dan fungsi pasien standar dalam pendidikan tenaga kesehatan. Peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya konsistensi peran, etika selama simulasi, serta kemampuan menyampaikan respons yang sesuai dengan skenario kasus yang diberikan. Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, sharing pengalaman, serta sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Sementara itu, pada hari kedua kegiatan difokuskan pada praktik dan latihan simulasi. Para peserta secara langsung memerankan berbagai kondisi pasien sesuai skenario yang telah disusun oleh tim pelatih. Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk menampilkan ekspresi, komunikasi, hingga respons klinis yang realistis agar dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa secara optimal. Selain praktik pemeranan, peserta juga mendapatkan evaluasi dan umpan balik langsung dari para narasumber terkait teknik memainkan peran pasien, penghayatan karakter, kemampuan komunikasi, serta konsistensi selama simulasi berlangsung. Kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menarik bagi peserta karena mereka dapat memahami bagaimana proses pembelajaran klinik mahasiswa dilakukan secara profesional dan terstruktur. Pelatihan pasien standar ini diharapkan mampu menghasilkan individu-individu yang kompeten dan siap terlibat dalam berbagai kegiatan pembelajaran maupun ujian keterampilan klinik mahasiswa terutama saat ujian OSCE. Kehadiran pasien standar dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih realistis, aman, dan mendukung peningkatan kemampuan komunikasi serta keterampilan klinis mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pendidikan keperawatan dan ners dapat terus berkembang sehingga mampu mencetak lulusan yang profesional, humanis, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Semangat International Nurses Day 2026: “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”

Dalam rangka memperingati International Nurses Day yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2026, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh perawat yang telah mendedikasikan diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tahun ini, tema internasional yang diangkat adalah “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”. Tema ini menjadi pengingat penting bahwa masa depan pelayanan kesehatan dunia sangat bergantung pada perawat yang kuat, kompeten, dan berdaya. Perawat bukan hanya garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga sosok yang hadir memberikan harapan, empati, dan keselamatan bagi pasien dalam berbagai situasi. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu percaya bahwa penguatan kapasitas perawat harus dimulai sejak proses pendidikan. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Keperawatan terus berkomitmen mencetak lulusan perawat yang profesional, humanis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadapi tantangan kesehatan global di era modern. Di tengah perkembangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, perawat dituntut tidak hanya memiliki keterampilan klinis, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence (AI) secara bijak dalam pelayanan kesehatan. Namun demikian, sentuhan kemanusiaan, kepedulian, dan empati seorang perawat tetap menjadi hal yang tidak dapat tergantikan. Momentum International Nurses Day 2026 ini juga menjadi refleksi bersama bahwa perawat memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dari ruang perawatan hingga pengabdian di komunitas, perawat hadir sebagai pelayan kesehatan yang senantiasa siap membantu, merawat, dan menyelamatkan kehidupan. Melalui peringatan ini, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk terus mendukung pengembangan profesi keperawatan demi masa depan kesehatan yang lebih baik. Selamat Hari Perawat Internasional 2026.Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives.

Prodi Ilmu Keperawatan UMBengkulu Matangkan Persiapan Jelang Visitasi Akreditasi Lapangan

Menjelang pelaksanaan Visitasi Akreditasi Lapangan (AL) dari LAM-PTKes, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMBengkulu) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai langkah strategis dan terencana. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan pendampingan Nurturing bersama dua asesor pendamping dari LAM-PTKes, yakni Ibu Chatarina Hatri Istiarini, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., Ph.D.NS. dari STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta dan Bapak I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D dari ITEKES Bali. Kegiatan pendampingan ini berlangsung secara intensif mulai tanggal 10 April 2026 hingga 4 Juni 2026. Pendampingan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan bagi tim dosen dalam memastikan seluruh aspek penilaian akreditasi terpenuhi secara optimal, mulai dari kelengkapan dokumen, kesesuaian data, hingga penguatan narasi pada borang akreditasi. Melalui bimbingan langsung dari asesor berpengalaman, Prodi Ilmu Keperawatan memperoleh masukan konstruktif yang sangat berharga dalam menyempurnakan kesiapan menghadapi visitasi. Tidak hanya itu, seluruh dosen juga menunjukkan dedikasi tinggi melalui pelaksanaan rapat rutin yang dilakukan setiap hari, mulai Senin hingga Kamis. Rapat ini difokuskan pada pengecekan, validasi, dan penyempurnaan data, serta penguatan bukti fisik yang menjadi bagian penting dalam proses akreditasi. Konsistensi ini mencerminkan keseriusan tim dalam memastikan setiap detail telah dipersiapkan dengan matang. Dengan semangat kolaboratif dan kerja tim yang solid, Prodi Ilmu Keperawatan UMBengkulu optimis dapat menghadapi Visitasi Akreditasi Lapangan dengan hasil yang maksimal. Seluruh rangkaian persiapan ini tidak hanya bertujuan untuk meraih nilai akreditasi terbaik, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.

UMB Gelar Silaturahim Idul Fitri 1447 H, Pererat Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan

Keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kegiatan Silaturahim Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan” yang berlangsung khidmat di Aula Hassan Din, Kampus IV UMB, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta seluruh civitas akademika UMB sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahim pasca Hari Raya Idul Fitri. Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen silaturahim ini menjadi langkah awal untuk kembali memulai aktivitas dengan hati yang bersih dan suci. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan Ramadan agar tetap terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai insan akademik. Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, Dr. Fazrul Hamidi, M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahim merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga dan digelorakan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Prof. Dr. Hery Nur Ali, M.A. yang mengupas makna ucapan minal aidzin wal faidzin serta konsep agama yang lurus, yaitu Islam yang selaras dengan fitrah manusia. Tausiyah ini memberikan refleksi mendalam bagi seluruh peserta untuk kembali kepada nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan ketulusan dalam menjalani kehidupan. Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi halal bihalal yang diikuti oleh seluruh pimpinan akademik, dosen, dan tenaga kependidikan UMB. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa saat para peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Acara kemudian ditutup dengan makan prasmanan bersama, yang semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar UMB dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan harmoni dapat terus terjaga serta menjadi fondasi dalam mewujudkan keunggulan Universitas Muhammadiyah Bengkulu ke depan.

Mahasiswa Keperawatan Semarakkan Ramadhan Lewat KKN Mubaligh Hijrah

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dari Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut berpartisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah yang dilaksanakan di berbagai wilayah Kota Bengkulu. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai keislaman, sosial, dan kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu mahasiswa keperawatan yang aktif berkontribusi adalah Mina Zulmiati & Piko Karolin, mahasiswa Keperawatan semester 6 yang melaksanakan program KKN di salah satu Masjid Miftahul Jannah yang berada di wilayah Padang Jati, Kecamatan Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Kegiatan pengabdian ini berlangsung sejak awal Februari hingga pertengahan Maret 2026 dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar, khususnya anak-anak yang aktif mengikuti berbagai program yang diselenggarakan. Selama menjalankan program KKN, Mina & Piko tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan edukasi kesehatan dan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah lomba mewarnai kaligrafi bagi anak-anak di lingkungan masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap seni islami sekaligus mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang positif selama bulan Ramadhan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya anak-anak yang ikut serta dalam lomba tersebut. Di akhir kegiatan, para pemenang mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Selain itu, Mina & Piko juga memberikan edukasi tentang pentingnya menabung sejak usia dini kepada anak-anak masjid. Melalui pendekatan yang sederhana dan interaktif, anak-anak diajak memahami manfaat menabung serta bagaimana cara mengelola uang saku dengan baik. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan finansial yang positif bagi generasi muda sejak dini. Sebagai mahasiswa keperawatan, Mina & Piko juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan anak-anak mengenai manfaat puasa bagi kesehatan tubuh. Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan bahwa puasa tidak hanya memiliki nilai ibadah yang tinggi, tetapi juga memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti membantu proses detoksifikasi tubuh, meningkatkan metabolisme, serta memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat. Kegiatan KKN Mubaligh Hijrah ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan keagamaan yang dilaksanakan, diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata serta menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Partisipasi aktif mahasiswa seperti Mina Zulmiati & Piko Karolin menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya berperan dalam bidang kesehatan klinis, tetapi juga memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan dakwah yang membangun. Semangat pengabdian ini diharapkan terus tumbuh sehingga kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan Ilmu dan Pengabdian: Syiar Ramadhan UMBengkulu

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 Masehi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMBengkulu) menggelar kegiatan Syiar Ramadhan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung HD Lantai 6 Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan menjadi momentum penting dalam mempersiapkan civitas akademika menyambut bulan penuh berkah. Acara ini dirangkaikan dengan pembukaan resmi Syiar Ramadhan, pelepasan mahasiswa/i KKN Mubaligh Hijrah, serta Kajian Tarhib Ramadhan yang menghadirkan narasumber terkemuka, Ustadz Dr. H. Siun Rohan, M.H.J. Kehadiran beliau memberikan pencerahan spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman kepada seluruh peserta yang hadir, khususnya mahasiswa yang akan mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat. Dalam kajiannya, Ustadz Dr. H. Siun Rohan, M.H.J mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, ilmu, dan amal. Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian sosial. Semangat tarhib atau penyambutan Ramadhan hendaknya diwujudkan melalui persiapan lahir dan batin, sehingga setiap individu mampu meraih keberkahan secara maksimal. Momen yang tak kalah penting dalam kegiatan ini adalah pelepasan mahasiswa/i KKN Mubaligh Hijrah yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai masjid desa dan daerah tertentu. Dalam sambutannya, Rektor UMBengkulu menekankan pentingnya menjadi pribadi yang berilmu dan bermanfaat. Beliau berpesan agar para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai pencerahan, keteladanan, dan semangat dakwah yang menyejukkan. Ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Rektor juga mengingatkan bahwa di tengah keberagaman praktik ibadah dan perbedaan pandangan selama bulan Ramadhan, mahasiswa harus mampu bersikap bijaksana. Perbedaan bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan atau dibesar-besarkan, melainkan menjadi ruang untuk memperkuat toleransi, kerja sama, dan sikap saling menghormati. Ramadhan seharusnya menjadi momentum mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya. Nilai-nilai moderasi, saling memahami, dan menghargai tradisi masyarakat setempat harus dijunjung tinggi oleh para mahasiswa selama menjalankan KKN. Kegiatan Syiar Ramadhan ini menjadi simbol komitmen Universitas Muhammadiyah Bengkulu dalam membina generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, diharapkan seluruh civitas akademika mampu menjadikan Ramadhan 1447 H sebagai titik tolak peningkatan kualitas diri, sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi umat dan bangsa. Melalui pembukaan Syiar Ramadhan, pelepasan KKN Mubaligh Hijrah, serta Kajian Tarhib yang penuh makna, UMBengkulu meneguhkan perannya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan insan berilmu, berakhlak, dan senantiasa membawa manfaat di mana pun berada.

Implementasi Asuhan Keperawatan Medikal Bedah dalam PKKMB 2 di RSUD dr. M. Yunus

Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah 2 (PKKMB 2) merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan semester 5. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan dengan praktik nyata di lingkungan pelayanan kesehatan. Pada periode 19 Januari 2026 hingga 15 Februari 2026, mahasiswa melaksanakan PKKMB 2 di RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu, yang dikenal sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Bengkulu. Pelaksanaan praktik klinik ini dibagi menjadi dua gelombang guna memastikan efektivitas pembelajaran serta optimalisasi bimbingan dari dosen dan perawat klinik. Dengan sistem tersebut, setiap kelompok mahasiswa memperoleh kesempatan yang lebih terarah dalam mengembangkan keterampilan klinis serta meningkatkan pemahaman terhadap penerapan asuhan keperawatan medikal bedah secara komprehensif. Selama praktik berlangsung, mahasiswa ditempatkan di berbagai ruangan perawatan sesuai dengan kebutuhan pelayanan, sehingga mereka dapat berinteraksi langsung dengan pasien yang memiliki beragam kondisi kesehatan. Melalui PKKMB 2, mahasiswa dituntut untuk mampu melakukan pengkajian secara sistematis, menetapkan diagnosis keperawatan, menyusun perencanaan tindakan, melaksanakan intervensi, serta melakukan evaluasi dan dokumentasi asuhan keperawatan. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya komunikasi terapeutik, kerja sama tim kesehatan, serta penerapan prinsip keselamatan pasien. Berhadapan langsung dengan situasi klinis yang dinamis memberikan pengalaman nyata yang tidak dapat sepenuhnya diperoleh di ruang kelas. Pengalaman praktik di RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu menjadi momentum penting dalam membentuk profesionalisme mahasiswa. Mereka belajar untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta menunjukkan empati dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga. Tantangan yang dihadapi selama praktik justru menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat kesiapan mental dan keterampilan klinis sebagai calon perawat profesional. Secara keseluruhan, pelaksanaan PKKMB 2 ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga membangun karakter dan etika profesi yang kuat. Sinergi antara institusi pendidikan dan RSUD dr. M. Yunus Kota Bengkulu diharapkan terus terjalin demi mencetak lulusan perawat yang unggul, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat.