Sambutan Hangat Keluarga Besar Ilmu Keperawatan UMB untuk Mahasiswa Baru dan Orang Tua

Bengkulu — Memulai perjalanan akademik bukan hanya tentang memasuki ruang kelas, tetapi juga tentang membangun hubungan, menumbuhkan kepercayaan, dan berjalan bersama menuju masa depan. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah Orang Tua dan Mahasiswa Baru Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) yang digelar pada 8 September 2026 di Gedung Hasan Din Lantai 6, Kampus 4 UMB. Kegiatan yang dihadiri keluarga besar Program Studi Ilmu Keperawatan tersebut menjadi momentum untuk menyambut mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan lebih dekat lingkungan akademik, sistem pembelajaran, serta budaya pendidikan yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di UMB. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Eva Oktavidiati, menyambut kehadiran mahasiswa baru dengan penuh kebahagiaan dan optimisme. Dalam sambutannya, beliau memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, menikmati setiap proses pembelajaran, serta bangga menjadi bagian dari keluarga besar Ilmu Keperawatan UMB. Kehadiran mahasiswa baru, menurutnya, bukan sekadar bertambahnya jumlah peserta didik, tetapi hadirnya generasi baru yang akan dipersiapkan menjadi tenaga kesehatan profesional dan berkontribusi bagi masyarakat di masa mendatang. Sementara itu, Kaprodi Ilmu Keperawatan, Lussyefrida Yanti, Ns., M.Kep, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi momen penting untuk membangun komunikasi sejak awal antara program studi, mahasiswa, dan orang tua. Suasana kekeluargaan yang tercipta diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, orang tua juga ditekankan untuk menjadi mitra strategis dosen dan program studi. Pendidikan mahasiswa tidak berhenti pada proses yang berlangsung di kampus. Orang tua memiliki peran penting dalam memberikan dukungan, mengingatkan, memantau perkembangan, serta mengawal putra-putrinya agar mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik. “Mahasiswa tidak berjalan sendiri. Kampus dan orang tua perlu menjadi satu tim dalam membimbing dan mendampingi mereka. Komunikasi yang baik antara orang tua dan program studi akan menjadi salah satu kekuatan dalam membantu mahasiswa melewati proses pendidikan,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan kemudian diisi dengan berbagai pemaparan untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada mahasiswa dan orang tua mengenai perjalanan pendidikan di Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dosen, visi dan misi program studi, aturan akademik, sistem penilaian, hingga penggunaan SIKAMU sebagai bagian dari sistem pendukung aktivitas akademik mahasiswa. Tidak hanya berbicara mengenai kehidupan perkuliahan, program studi juga menanamkan sejak dini pentingnya memiliki visi karier sebagai seorang perawat profesional. Mahasiswa diberikan motivasi untuk tidak berhenti pada pendidikan sarjana keperawatan, tetapi melanjutkan ke Program Profesi Ners sebagai bagian dari perjalanan menuju kompetensi dan profesionalisme keperawatan. Pesan tersebut menjadi penting karena mahasiswa yang hadir hari ini bukan sekadar mahasiswa baru, tetapi merupakan calon perawat masa depan — future nurses yang kelak akan berhadapan langsung dengan pasien, keluarga, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Keperawatan UMB ingin memastikan bahwa langkah pertama mahasiswa di dunia perguruan tinggi dimulai dengan rasa diterima, didukung, dan memiliki arah yang jelas. Sebab menjadi perawat bukan hanya tentang menyelesaikan pendidikan, tetapi tentang mempersiapkan diri untuk menjalankan profesi yang membutuhkan kompetensi, kepedulian, integritas, dan komitmen untuk melayani sesama. Selamat datang, mahasiswa baru Ilmu Keperawatan UMB. Mari tumbuh bersama, belajar bersama, dan melangkah bersama menuju masa depan sebagai perawat profesional. From classroom to clinical practice, from UMB to becoming future nurses.

Siaga di Balik Kelancaran PKKMB: Timkes FIKES UMB Kawal Kesehatan Mahasiswa Baru

Bengkulu — Menyambut kedatangan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (FIKES UMB) turut mengambil peran dalam memastikan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) berjalan aman dan lancar. Pada 5 September 2026, Tim Kesehatan (Timkes) FIKES diterjunkan untuk siaga mengawal kondisi kesehatan para peserta selama kegiatan berlangsung. Timkes yang melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan dan mahasiswa Profesi Ners hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal bagi mahasiswa baru yang mengalami keluhan kesehatan atau kondisi kurang fit selama kegiatan. Dengan didampingi dan dipantau oleh dosen Keperawatan, mahasiswa Timkes memberikan berbagai layanan sesuai kebutuhan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah dan tanda-tanda vital, teknik relaksasi napas dalam, massage sederhana, penanganan awal keluhan lambung, hingga pemberian obat generik apabila diperlukan. Tim juga disiagakan untuk menangani kondisi tertentu, termasuk membantu mahasiswa yang mengalami keluhan asma dan kebutuhan kesehatan lainnya. Dalam kondisi yang memerlukan tindakan lebih lanjut, Timkes juga siap memberikan penanganan awal sesuai kompetensi dan prosedur yang berlaku. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kaprodi Ilmu Keperawatan, Lussyefrida Yanti, Ns., M.Kep, yang memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan kerja keras mahasiswa dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari Timkes. “Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan pertolongan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar hadir, peduli, dan bertanggung jawab. Inilah salah satu bentuk nyata bagaimana mereka mulai menjalankan peran sebagai calon perawat masa depan,” ujar Lussyefrida Yanti. Kehadiran Timkes FIKES menjadi bukti bahwa semangat keperawatan tidak hanya dipelajari di ruang kelas. Di tengah hiruk-pikuk penyambutan mahasiswa baru, mahasiswa Keperawatan dan Profesi Ners belajar untuk hadir ketika dibutuhkan—siaga, peduli, dan siap memberikan pelayanan. Melalui pengalaman ini, FIKES UMB terus mendorong mahasiswa untuk mengasah keterampilan klinis sekaligus membangun karakter profesional, sehingga kelak mampu menjadi perawat yang kompeten, responsif, dan humanis.

Jejak Perdana Ilmu Keperawatan UMB di Panggung Internasional, Muhammad Tolip Gilang Berangkat ke Asia University

Bengkulu — Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menorehkan langkah positif dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui program student exchange. Muhammad Tolip Gilang, mahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu, terpilih untuk mengikuti program International Student Mobility di Asia University, Taiwan, yang akan berlangsung pada September 2026 hingga Januari 2027. Keberangkatan Muhammad Tolip Gilang menjadi momentum istimewa bagi Program Studi Ilmu Keperawatan karena merupakan program mobility internasional pertama yang diikuti oleh mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan UMB. Capaian ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Prodi Ilmu Keperawatan untuk semakin membuka akses mahasiswa terhadap pengalaman akademik, budaya, dan lingkungan pembelajaran di tingkat internasional. Pelepasan mahasiswa peserta program student exchange tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Tolip Gilang secara resmi dilepas oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu beserta jajaran pimpinan universitas, sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap keberanian dan prestasi mahasiswa dalam mengambil kesempatan belajar di tingkat global. Pelepasan kemudian dilanjutkan bersama Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan beserta jajaran dan tim UMB Global Engagement (UGE). Momen tersebut menjadi simbol dukungan institusional UMB terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pengalaman akademik lintas negara. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Eva Oktavidiati, M.Si menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Keikutsertaan mahasiswa Ilmu Keperawatan dalam program student exchange internasional dinilai sebagai pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa UMB memiliki potensi untuk berkompetisi dan berkembang dalam lingkungan pendidikan global. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan, Ns. Lussyefrida Yanti, M.Kep. Program mobility ini diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin banyak mahasiswa Ilmu Keperawatan untuk berani mengambil peluang internasional, memperluas wawasan keilmuan, membangun jejaring global, serta memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga pada kemampuan adaptasi, komunikasi lintas budaya, dan kemandirian. “Keberangkatan ini bukan hanya tentang satu mahasiswa yang belajar di luar negeri, tetapi juga menjadi awal dari perjalanan internasionalisasi Program Studi Ilmu Keperawatan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani bermimpi, mengambil peluang, dan membawa nama baik UMB di tingkat internasional,” demikian semangat yang mengiringi keberangkatan mahasiswa tersebut. Capaian ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kerja kolaboratif UMB Global Engagement (UGE) yang secara aktif mendorong penguatan jejaring internasional dan membuka berbagai peluang mobilitas bagi mahasiswa UMB. Di bawah kepemimpinan Direktur UMB Global Engagement, Dr. Andi Azhar, serta peran dosen Prodi Ilmu Keperawatan yang ikut tergabung dalam UGE, Ns. Bertha Tesma Wulandari, M.Kep, UGE terus memainkan peran strategis dalam memfasilitasi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional melalui berbagai program kerja sama dan student mobility, terutama untuk Fakultas Ilmu Kesehatan. Program student exchange ke Asia University diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi Muhammad Tolip Gilang, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan pribadi. Selama mengikuti program, ia akan berkesempatan mengenal sistem pendidikan dan pembelajaran di lingkungan internasional, berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang, serta memperluas perspektif mengenai praktik dan perkembangan ilmu keperawatan di tingkat global. Lebih dari sekadar mobilitas akademik, keberangkatan ini menjadi bagian dari upaya UMB dalam membentuk mahasiswa yang berwawasan global, adaptif, berdaya saing, dan mampu menjadi representasi institusi di dunia internasional. Bagi Program Studi Ilmu Keperawatan, keberangkatan Muhammad Tolip Gilang menjadi sebuah milestone yang patut dibanggakan. Langkah pertama ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi lahirnya lebih banyak program mobilitas internasional, kerja sama akademik lintas negara, serta kesempatan bagi mahasiswa Ilmu Keperawatan UMB untuk belajar dan berkembang di panggung global. Dengan semangat “From UMB to the World”, Muhammad Tolip Gilang membawa nama Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Program Studi Ilmu Keperawatan untuk hadir dalam ruang akademik internasional. Keberangkatannya bukan sekadar perjalanan seorang mahasiswa, melainkan sebuah langkah kecil yang membawa harapan besar bagi masa depan internasionalisasi pendidikan keperawatan di UMB.

Pelantikan Rektor UMB Periode 2026–2030: Dr. Susiyanto Lanjutkan Kepemimpinan

Bengkulu – Keluarga besar Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Dr. Susiyanto, M.Si sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu masa jabatan 2026–2030. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi UMB untuk melanjutkan berbagai capaian strategis yang telah diraih sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Pelantikan ini sekaligus menandai periode kedua kepemimpinan Dr. Susiyanto sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Kepercayaan yang kembali diberikan merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan visioner, serta berbagai prestasi yang berhasil dicapai selama periode sebelumnya. Di bawah kepemimpinan beliau, UMB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari aspek tata kelola, akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kerja sama internasional. Salah satu pencapaian paling membanggakan adalah keberhasilan Universitas Muhammadiyah Bengkulu meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul, sehingga menjadikan UMB sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Bengkulu yang terakreditasi Unggul. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Tidak hanya pada tingkat institusi, berbagai program studi di lingkungan UMB juga berhasil meningkatkan kualitasnya melalui capaian akreditasi. Di lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Kesehatan Masyarakat berhasil meraih Akreditasi Unggul, sementara Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners memperoleh Akreditasi Baik Sekali. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja maupun tingkat global. Dalam bidang internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Bengkulu juga terus menunjukkan kemajuan yang membanggakan. Saat ini, UMB menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Bengkulu yang memiliki mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Kenya, Liberia, Afghanistan, Thailand, Yaman, Uganda, Bangladesh, Ethiopia, dan Ghana. Kehadiran mahasiswa asing tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kualitas pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang multikultural. Sebagai bentuk komitmen dalam menyiapkan lulusan berwawasan global, UMB juga mengembangkan International Undergraduate Program (IUP), yaitu program perkuliahan internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar serta membuka peluang kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. Program ini menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi internasional, kemampuan komunikasi lintas budaya, dan daya saing global. Di bawah kepemimpinan Dr. Susiyanto, UMB juga semakin aktif menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi, institusi kesehatan, organisasi profesi, dan mitra internasional melalui kegiatan pertukaran mahasiswa, visiting professor, penelitian kolaboratif, pengabdian masyarakat, serta konferensi internasional. Berbagai kerja sama tersebut semakin memperkuat posisi UMB sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus berkembang dan adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi global. Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Dr. Susiyanto, M.Si dalam mengemban amanah sebagai Rektor periode 2026–2030. Besar harapan agar kepemimpinan beliau pada periode kedua ini mampu membawa Universitas Muhammadiyah Bengkulu semakin maju, melahirkan berbagai inovasi, memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta mengukuhkan posisi UMB sebagai kampus unggul, berdaya saing global, dan menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu maupun Indonesia. Selamat dan sukses kepada Dr. Susiyanto, M.Si atas pelantikan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu Periode 2026–2030. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memimpin Universitas Muhammadiyah Bengkulu menuju prestasi yang lebih gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Tiga Dekade Mengabdi, Dekan FIKES Dr. Eva Oktavidiati Raih Penghargaan Dosen Berprestasi UMB

Di balik perjalanan panjang dan berbagai capaian yang diraih Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) hingga memasuki usia ke-35 tahun, terdapat sosok-sosok yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hatinya untuk kemajuan institusi. Salah satu di antaranya adalah Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMB, Dr. Eva Oktavidiati, yang pada momentum Milad ke-35 UMB menerima penghargaan sebagai Dosen Berprestasi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang yang telah beliau berikan kepada UMB selama kurang lebih tiga dekade. Perjalanan pengabdian Dr. Eva seolah tumbuh dan berkembang bersama perjalanan UMB itu sendiri. Ketika UMB terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang semakin maju, Dr. Eva juga menjadi bagian penting dari setiap proses perubahan dan pencapaian tersebut. Selama puluhan tahun, beliau dikenal sebagai sosok pendidik yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada mutu. Ketekunan, kedisiplinan, serta semangat melayani yang konsisten menjadikan dirinya sebagai figur inspiratif bagi dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa. Sejak tahun 2018, Dr. Eva dipercaya memimpin Fakultas Ilmu Kesehatan sebagai dekan dan hingga kini telah menjalani dua periode kepemimpinan. Di bawah arahannya, FIKES UMB terus menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan tata kelola fakultas, pengembangan sumber daya manusia, maupun perluasan kerja sama di tingkat nasional dan internasional. Bagi banyak orang, penghargaan yang diterima Dr. Eva bukan hanya tentang prestasi individu. Lebih dari itu, penghargaan tersebut mencerminkan nilai ketekunan dan kesetiaan dalam mengabdi. Tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Ada ribuan mahasiswa yang telah dibimbing, berbagai tantangan yang telah dihadapi, serta banyak perubahan yang telah dilalui bersama kampus tercinta ini. Dedikasi Dr. Eva menjadi bukti bahwa kemajuan sebuah institusi tidak hanya dibangun oleh gedung yang megah atau berbagai penghargaan yang diraih, tetapi juga oleh orang-orang yang dengan tulus mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan generasi dan memajukan pendidikan. Pada usia UMB yang ke-35 tahun, penghargaan Dosen Berprestasi yang diterima Dr. Eva Oktavidiati menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan selalu menemukan maknanya. Sebagaimana perjalanan panjang yang telah beliau tempuh bersama UMB, dedikasi tersebut akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk berkarya, mengabdi, dan membawa kampus ini melangkah lebih jauh menuju masa depan yang gemilang. “Mengabdi bukan sekadar tentang berapa lama seseorang berada di sebuah institusi, tetapi tentang seberapa besar jejak kebaikan yang ditinggalkan. Dan selama tiga dekade, Dr. Eva Oktavidiati telah menorehkan jejak itu dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Bengkulu.”

Milad ke-35, UMB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berkelas Dunia

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring usianya yang memasuki 35 tahun. Pada peringatan Milad ke-35 yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, UMB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Provinsi Bengkulu. Rektor UMB, Dr. Susiyanto, menyampaikan bahwa perjalanan UMB selama tiga setengah dekade tidak hanya ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan program studi, tetapi juga oleh peningkatan mutu akademik, tata kelola institusi, serta pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu pencapaian penting yang berhasil diraih UMB adalah memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Unggul dari BAN-PT pada tahun 2025. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan diraihnya sertifikasi internasional ISO 21001:2018, yang menunjukkan bahwa sistem manajemen pendidikan di UMB telah memenuhi standar mutu internasional. Menurut Susiyanto, predikat Unggul bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa UMB akan terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman. Saat ini, sebagian besar program studi di lingkungan UMB telah memperoleh akreditasi Baik Sekali dan Unggul. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya mutu telah berkembang dan menjadi bagian penting dalam sistem pengelolaan perguruan tinggi. Selain peningkatan kualitas akademik, UMB juga menunjukkan kemajuan dalam bidang internasionalisasi. Kampus ini mulai menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia. Mahasiswa internasional yang menempuh studi di UMB berasal dari sejumlah negara, antara lain Thailand, Ghana, Uganda, Kenya, Liberia, Afghanistan, Yaman, Bangladesh, dan Etiopia. Keberadaan mahasiswa internasional tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UMB. Dengan berbagai capaian yang telah diraih, UMB optimistis dapat terus berkembang dan mempercepat langkah menuju perguruan tinggi yang berdaya saing global serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah.

Pelatihan Pasien Standar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Klinis Mahasiswa Calon Perawat Masa Depan

Kegiatan Pelatihan Pasien Standar dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran praktik dan keterampilan klinik mahasiswa pendidikan keperawatan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh calon-calon pasien standar yang akan berperan dalam proses pembelajaran serta evaluasi keterampilan mahasiswa keperawatan. Pelatihan menghadirkan dua narasumber di bidang keperawatan, yaitu Ns. Yani Nurhayani, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.MB dan Ns. Lussyefrida Yanti, M.Kep.. Kedua pemateri memberikan pembekalan terkait konsep pasien standar, teknik pemeranan kasus, komunikasi terapeutik, hingga simulasi situasi klinik yang sering ditemui dalam praktik pelayanan kesehatan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi teoritis mengenai peran dan fungsi pasien standar dalam pendidikan tenaga kesehatan. Peserta juga dibekali pemahaman tentang pentingnya konsistensi peran, etika selama simulasi, serta kemampuan menyampaikan respons yang sesuai dengan skenario kasus yang diberikan. Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, sharing pengalaman, serta sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Sementara itu, pada hari kedua kegiatan difokuskan pada praktik dan latihan simulasi. Para peserta secara langsung memerankan berbagai kondisi pasien sesuai skenario yang telah disusun oleh tim pelatih. Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk menampilkan ekspresi, komunikasi, hingga respons klinis yang realistis agar dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa secara optimal. Selain praktik pemeranan, peserta juga mendapatkan evaluasi dan umpan balik langsung dari para narasumber terkait teknik memainkan peran pasien, penghayatan karakter, kemampuan komunikasi, serta konsistensi selama simulasi berlangsung. Kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menarik bagi peserta karena mereka dapat memahami bagaimana proses pembelajaran klinik mahasiswa dilakukan secara profesional dan terstruktur. Pelatihan pasien standar ini diharapkan mampu menghasilkan individu-individu yang kompeten dan siap terlibat dalam berbagai kegiatan pembelajaran maupun ujian keterampilan klinik mahasiswa terutama saat ujian OSCE. Kehadiran pasien standar dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih realistis, aman, dan mendukung peningkatan kemampuan komunikasi serta keterampilan klinis mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pendidikan keperawatan dan ners dapat terus berkembang sehingga mampu mencetak lulusan yang profesional, humanis, dan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

Semangat International Nurses Day 2026: “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”

Dalam rangka memperingati International Nurses Day yang jatuh pada tanggal 12 Mei 2026, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh perawat yang telah mendedikasikan diri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Tahun ini, tema internasional yang diangkat adalah “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”. Tema ini menjadi pengingat penting bahwa masa depan pelayanan kesehatan dunia sangat bergantung pada perawat yang kuat, kompeten, dan berdaya. Perawat bukan hanya garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga sosok yang hadir memberikan harapan, empati, dan keselamatan bagi pasien dalam berbagai situasi. Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu percaya bahwa penguatan kapasitas perawat harus dimulai sejak proses pendidikan. Oleh karena itu, Prodi Ilmu Keperawatan terus berkomitmen mencetak lulusan perawat yang profesional, humanis, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadapi tantangan kesehatan global di era modern. Di tengah perkembangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, perawat dituntut tidak hanya memiliki keterampilan klinis, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dan artificial intelligence (AI) secara bijak dalam pelayanan kesehatan. Namun demikian, sentuhan kemanusiaan, kepedulian, dan empati seorang perawat tetap menjadi hal yang tidak dapat tergantikan. Momentum International Nurses Day 2026 ini juga menjadi refleksi bersama bahwa perawat memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dari ruang perawatan hingga pengabdian di komunitas, perawat hadir sebagai pelayan kesehatan yang senantiasa siap membantu, merawat, dan menyelamatkan kehidupan. Melalui peringatan ini, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk terus mendukung pengembangan profesi keperawatan demi masa depan kesehatan yang lebih baik. Selamat Hari Perawat Internasional 2026.Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives.

Prodi Ilmu Keperawatan UMBengkulu Matangkan Persiapan Jelang Visitasi Akreditasi Lapangan

Menjelang pelaksanaan Visitasi Akreditasi Lapangan (AL) dari LAM-PTKes, Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMBengkulu) terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai langkah strategis dan terencana. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan pendampingan Nurturing bersama dua asesor pendamping dari LAM-PTKes, yakni Ibu Chatarina Hatri Istiarini, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., Ph.D.NS. dari STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta dan Bapak I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D dari ITEKES Bali. Kegiatan pendampingan ini berlangsung secara intensif mulai tanggal 10 April 2026 hingga 4 Juni 2026. Pendampingan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan bagi tim dosen dalam memastikan seluruh aspek penilaian akreditasi terpenuhi secara optimal, mulai dari kelengkapan dokumen, kesesuaian data, hingga penguatan narasi pada borang akreditasi. Melalui bimbingan langsung dari asesor berpengalaman, Prodi Ilmu Keperawatan memperoleh masukan konstruktif yang sangat berharga dalam menyempurnakan kesiapan menghadapi visitasi. Tidak hanya itu, seluruh dosen juga menunjukkan dedikasi tinggi melalui pelaksanaan rapat rutin yang dilakukan setiap hari, mulai Senin hingga Kamis. Rapat ini difokuskan pada pengecekan, validasi, dan penyempurnaan data, serta penguatan bukti fisik yang menjadi bagian penting dalam proses akreditasi. Konsistensi ini mencerminkan keseriusan tim dalam memastikan setiap detail telah dipersiapkan dengan matang. Dengan semangat kolaboratif dan kerja tim yang solid, Prodi Ilmu Keperawatan UMBengkulu optimis dapat menghadapi Visitasi Akreditasi Lapangan dengan hasil yang maksimal. Seluruh rangkaian persiapan ini tidak hanya bertujuan untuk meraih nilai akreditasi terbaik, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing.

UMB Gelar Silaturahim Idul Fitri 1447 H, Pererat Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan

Keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kegiatan Silaturahim Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan” yang berlangsung khidmat di Aula Hassan Din, Kampus IV UMB, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta seluruh civitas akademika UMB sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahim pasca Hari Raya Idul Fitri. Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen silaturahim ini menjadi langkah awal untuk kembali memulai aktivitas dengan hati yang bersih dan suci. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan Ramadan agar tetap terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas sebagai insan akademik. Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, Dr. Fazrul Hamidi, M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahim merupakan nilai fundamental yang harus terus dijaga dan digelorakan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Prof. Dr. Hery Nur Ali, M.A. yang mengupas makna ucapan minal aidzin wal faidzin serta konsep agama yang lurus, yaitu Islam yang selaras dengan fitrah manusia. Tausiyah ini memberikan refleksi mendalam bagi seluruh peserta untuk kembali kepada nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan ketulusan dalam menjalani kehidupan. Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi halal bihalal yang diikuti oleh seluruh pimpinan akademik, dosen, dan tenaga kependidikan UMB. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa saat para peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Acara kemudian ditutup dengan makan prasmanan bersama, yang semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar UMB dalam suasana penuh keakraban dan kebahagiaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan harmoni dapat terus terjaga serta menjadi fondasi dalam mewujudkan keunggulan Universitas Muhammadiyah Bengkulu ke depan.