UMB Gelar Kuliah Umum Bersama Menteri Haji dan Umrah RI Bahas Integrasi Nalar Kritis dan Spiritualitas

Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) melaksanakan kegiatan Kuliah Umum bersama Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Dahnil Azhar Simanjuntak, S.E., M.E., pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula HD Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika UMB. Kuliah umum ini merupakan bagian dari kunjungan resmi Menteri Haji dan Umrah RI ke Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dahnil menyampaikan materi dengan tema “Keilmuan Berlandaskan Nilai: Integrasi Nalar Kritis dan Spiritualitas”. Tema ini menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam proses pendidikan tinggi. Dalam pemaparannya, Dr. Dahnil Azhar Simanjuntak menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan harus dibarengi dengan fondasi nilai yang kuat. “Nalar kritis itu penting, tetapi ia harus berjalan beriringan dengan spiritualitas yang kuat. Ilmu tanpa nilai dapat kehilangan arah. Generasi muda harus mampu mengintegrasikan keduanya sebagai modal membangun peradaban,” ujar Dr. Dahnil di hadapan para peserta kuliah umum. Beliau juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi insan akademik yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan moral, etika, dan spiritual sebagai bekal menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia turut memberikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Bengkulu atas komitmennya dalam menghadirkan aktivitas akademik yang bermutu dan berorientasi pada penguatan karakter mahasiswa. Ia menilai kegiatan kuliah umum seperti ini sangat penting sebagai ruang dialog dan refleksi bagi sivitas akademika. Kegiatan kuliah umum ini berlangsung dengan khidmat dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya perhatian serta partisipasi civitas akademika selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Bengkulu kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengintegrasikan keilmuan, nilai, dan spiritualitas dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Program Studi Keperawatan UMBengkulu Perkuat Mutu Akreditasi melalui Pelatihan Pasien Standar di Yogyakarta

Kepala Program Studi (Kaprodi) Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMBengkulu), Ns. Lussyefridayanti, M.Kep., mengikuti Workshop Pelatihan Pasien Standar (Standardized Patient Training) yang diselenggarakan oleh ACT-Center Yogyakarta pada 3–4 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luxury Malioboro, Yogyakarta, dan diikuti oleh para pendidik serta pengelola program studi kesehatan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi institusi pendidikan kesehatan dalam menyiapkan pelatih pasien simulasi atau pasien standar sebagai bagian penting dalam pembelajaran klinik berbasis kompetensi. Secara khusus, pelatihan ini dirancang untuk mendukung Akreditasi Kualitatif 8 Kriteria Tahun 2025, yang menekankan pada mutu proses pembelajaran, asesmen keterampilan klinik, serta pencapaian capaian pembelajaran lulusan secara komprehensif. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai konsep dan peran Standardized Patient (SP) dalam pendidikan keperawatan, mulai dari perencanaan skenario kasus, teknik pemeranan pasien, standar penilaian objektif, hingga strategi integrasi pasien standar dalam kegiatan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dan pembelajaran praktik klinik. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya validitas dan reliabilitas asesmen sebagai indikator mutu akademik dan profesionalisme lulusan. Ns. Lussyefridayanti, M.Kep., menyampaikan bahwa keikutsertaan Kaprodi Keperawatan UMBengkulu dalam workshop ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola akademik. “Pelatihan pasien standar ini sangat strategis dalam mendukung pembelajaran klinik yang lebih realistis, terstruktur, dan terukur. Hal ini sejalan dengan tuntutan akreditasi kualitatif yang tidak hanya menilai dokumen, tetapi juga kualitas proses dan luaran pembelajaran,” ujarnya. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa hasil dari workshop ini akan menjadi dasar pengembangan sistem pelatihan pasien standar di lingkungan Program Studi Keperawatan UMBengkulu. Implementasi pasien simulasi diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi terapeutik, pengambilan keputusan klinik, serta profesionalisme mahasiswa keperawatan sebelum terjun langsung ke lahan praktik. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu menunjukkan keseriusannya dalam menjawab tantangan pendidikan keperawatan di era transformasi mutu pendidikan tinggi kesehatan. Ke depan, penguatan pembelajaran berbasis simulasi dan pasien standar diharapkan dapat menjadi salah satu keunggulan program studi dalam menghasilkan lulusan keperawatan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Mahasiswa Keperawatan Borong Juara di AIPNEMA 5th International Student Innovation Competition 2025, Partisipasi MUNAS AIPNEMA ke-6 di Gombong

Mahasiswa Keperawatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang AIPNEMA 5th International Student Innovation Competition yang diselenggarakan untuk memeriahkan Musyawarah Nasional (MUNAS) AIPNEMA ke-6 Tahun 2025. Ajang bergengsi tingkat nasional dan internasional ini menjadi wadah bagi mahasiswa keperawatan untuk menampilkan inovasi, kreativitas, serta kemampuan akademik dan non-akademik di berbagai kategori lomba. Pengumuman pemenang lomba disampaikan secara resmi di Universitas Muhammadiyah Gombong, bertepatan dengan rangkaian kegiatan MUNAS AIPNEMA 2025. Dalam kompetisi ini, mahasiswa keperawatan berhasil menunjukkan performa yang luar biasa dan bersaing dengan peserta dari berbagai institusi pendidikan keperawatan di Indonesia. Prestasi membanggakan diraih oleh Talita Putricia Srinarti, mahasiswa program sarjana keperawatan, yang berhasil meraih First Place Winner Delivery of Idea Category (Speech Contest). Melalui kemampuan komunikasi yang kuat, gagasan yang inovatif, serta penyampaian yang persuasif, Talita mampu memukau dewan juri dan audiens. Selain itu, Afifah, mahasiswa sarjana keperawatan, juga berhasil meraih First Place Winner Best Applied Science Category (Essay). Karya esai yang diusung dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu keperawatan berbasis sains terapan serta relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan masa kini. Prestasi lainnya diraih oleh Rizki Nur Indah Sari, mahasiswa sarjana keperawatan, yang memperoleh Third Place Winner Mastery of Interpretation Category (Syarhil Qur’an). Penampilan yang mengintegrasikan nilai keislaman dengan konteks keperawatan menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi spiritual dan karakter yang kuat. Keikutsertaan dan kemenangan para mahasiswa ini mendapat apresiasi langsung dari Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Dr. Eva Oktavidiati, M.Si, yang turut menghadiri MUNAS AIPNEMA ke-6 Tahun 2025 didampingi dengan Ns. Andri Kusuma Wijaya, M.Kep. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FIKES menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas dedikasi, kerja keras, serta semangat berprestasi para mahasiswa keperawatan. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa keperawatan memiliki potensi besar, tidak hanya dalam bidang klinik, tetapi juga dalam inovasi, komunikasi, dan pengembangan keilmuan. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama institusi,” ungkapnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran mahasiswa keperawatan sebagai agen perubahan, inovator, dan calon tenaga kesehatan profesional yang kompeten, berkarakter, serta siap berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.